Nama : Bayu Prismantara
NPM : 11213670
Kelas : 2EA15
Pengaruh Aspek Ketahanan Nasional pada Kehidupan Berbangsa dan Bernegara
Bab 1
Latar
Belakang Ketahanan Nasional
Ketahanan
Nasional merupakan hal terpenting yang harus di terapkan dalam jiwa masyarakat.
Ketahanan Nasional juga sangatlah penting untuk berbangsa dan bernegara.
Kemampuan suatu bangsa dan Negara dalam mempertahankan persatuan dan kesatuan
bangsa guna mencapai kesejahteraan bangsa serta melanjutkan pembangunan yang
berkesinambungan. Ketahanan nasional juga sangat di pengaruhi oleh politik,
ekonomi, sosial budaya dan pertahanan keamanan nasional.
Di tinjau
dari geo-politik dan geo-strategi dengan posisi geografisnya, sumberdaya alam
dan sumberdaya manusia yang ada di Indonesia cukup berpengaruh besar terhadap
ketahanan nasional. Melalui persaingan persaingan yang sudah cukup global pada
saat ini cukup memberi dampak negatif bagi ketahanan nasional. Hal ini dapat
memengaruhi dan membahayakan kondisi ketahanan nasional jika terus berlangsung
seperti ini, oleh karena itu perlu adanya ketangguhan dan inisiatif masyarkat
akan pentingnya ketahanan nasional. Apabila bangsa Indonesia terus bersatu demi
ketahanan nasional maka akan tercipta stabilitas nasional dan mampu mengatasi
setiap bentuk ancaman, rintangan , dan hambatan yang berasal dari luar.
Tujuan Nasional
Suatu Negara
pasti mempunyai tujuan demi tercapainya keinginan Negara dan bangsa. Tanpa
adanya tujuan maka tidak akan ada harapan tercapainya cita – cita. Tujuan
nasional merupakan proses yang akan di lakukan atau telah di lakukan oleh suatu
bangsa yang perwujudannya akan terus di usahakan demi tercapainya cita – cita
suatu bangsa.
Tujuan
nasional Negara Indonesia terdapat dalam pembukaan UUD 1945 di alinea keempat
yang berbunyi “kemudian daripada itu untuk membentuk suatu pemerintahan
Negara Indonesia yang melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah
darah Indonesia, dan untuk memajukan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan
bangsa dan ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan,
perdamaian abadi dan keadilan sosial.”
Falsafah dan
Ideologi Negara
Falsafah dan
ideologi negara merupakan sesuatu hal yang mempunyai nilai tertentu. Falsafah
dan ideologi negara Indonesia adalah pancasila. Di dalam pancasila banyak hal
hal yang membangun karakter bangsa Indonesia. Akan tetapi, pada saat ini nilai
nilai yang terkandung dalam pancasila sudah mulai terlupakan. Hal ini sungguh
membuat bahaya jika tidak dicegah. Pancasila adalah acuan dalam kehidupan
berbangsa dan bernegara.
Falsafah dan
ideologi Negara pada saat ini banyak di gunakan oleh pemerintah guna mementingkan
kepentingan ekonomi dan politik. Akibatnya jati diri bangsa yang telah lama
kokoh sekarang menjadi hancur. Di Indonesia banyak sekali rakyat mengalami
kemiskinan dan tidak mendapatkan kemakmuran karena ulah yang berkuasa. Oleh
sebab itu perlu adanya kesadaran agar jati diri bangsa tidak menjadi hancur
seperti sekarang ini.
Bab 2
Pengertian
Ketahanan Nasional
Ketahanan
nasional merupakan suatu kondisi dimana suatu bangsa mampu mengembangkan
ketahanan dan kekuatan dalam menghadapi rintangan serta halangan yang dapat
merusak kepribadian suatu bangsa. Ancaman yang dimaksud bias berasal dari dalam
dan luar suatu bangsa dan dapat membahayakan integritas suatu bangsa dan jati
diri bangsa.
Asas – Asas
Ketahanan Nasional
Asas asas
merupakan sebuah landasan dalam mencapai sebuah tujuan. Asas ketahanan nasional
adalah sebuah sikap atau attitude yang di dasari oleh nilai nilai berdasarkan
pancasila, UUD 1945 dan wawasan nusantara.
Asas - asas
nya adalah sebagai berikut :
a. Asas
kesejahteraan dan keamanan
Asas ini merupakan kebutuhan yang sangat mendasar dan wajib di penuhi
baik oleh individu maupun kelompok. Oleh sebab itu kesejahteraan
dan keamanan merupakan asas dalam sistem kehidupan nasional.
b. Asas
mawas ke dalam dan mawas ke luar
Asas ini lebih mengacu kepada interaksi sosial. Sistem kehidupan nasional
merupakan gabungan dari aspek aspek kehidupan yang saling berinteraksi.
Interaksi yang di timbulkan bisa berupa interaksi positif maupun interaksi
negatif. Oleh sebab itu perlu adanya sikap mawas ke luar dan mwas ke dalam.
c. Asas
Kekeluargaan
Asas ini bersikap kebersamaan, keadilan, kesamaan, tenggang rasa, gotong
royong dan tanggung jawab dalam kehidupan bermasyarakat serta berbangsa dan
bernegara. Masih banyak perbedaan dari asas kekeluargaan ini. Hal ini harus di
hindari karena dapat merusak beberapa hal dari asas kekeluargaan ini.
d. Asas
Komprehensif
Asas ini mencakup aspek kehidupan dalam suatu perwujudan dan persatuan
yang seimbang dalam kehidupan bermasyarakat. Ketahanan nasional mencakup
ketahanan segenap aspek kehidupan bangsa secara utuh dan terpadu.
Bab 3
Pengaruh
Aspek Ketahanan Nasional pada Kehidupan Berbangsa dan Bernegara
1. Pengaruh
Aspek Ideologi
Ideologi
adalah suatu sistem nilai yang merupakan kebulatan ajaran yang memberikan
motivasi. Dalam ideologi juga terkandung konsep dasar tentang kehidupan yang
dicita-citakan oleh suatu bangsa. Keampuhan suatu ideologi tergantung kepada
rangkaian nilai yang dikandungnya yang dapat memenuhi serta menjamin segala aspirasi
hidup dan kehidupan manusia baik sebagai perseorangan maupun sebagai anggota
masyarakat.
Ideologi
besar yang ada di dunia adalah :
•
Liberalisme
• Komunisme
• Ideologi
Pancasila
2. Pengaruh
Aspek Politik
Politik
berasal dari kata politics dan atau policy artinya berbicara politik akan
mengandung makna kekuasaan (pemerintahan) atau juga kebijaksanaan. Pemahaman
itu berlaku di Indonesia dengan tidak memisahkan antara politics dan policy
sehingga kita menganut satu paham yaitu politik.
Ketahanan
Nasional ini yang meliputi dua bagian utama yaitu politik dalam negeri dan
politik luar negeri.
• Politik
Dalam Negeri
• Politik
Luar Negeri
3. Pengaruh
Pada Aspek Ekonomi
Perekonomian
adalah salah satu aspek kehidupan nasional yang berkaitan dengan pemenuhan kebutuhan
bagi masyarakat , meliputi produksi, distribusi serta konsumsi barang dan jasa.
Sistem perekonomian yang dianut oleh suatu negara akan memberi corak dan warna
terhadap kehidupan perekonomian dari negara itu. Kini tidak ada lagi sistem
perekonomian liberal murni dan atau sistem perekonomian sosialis murni karena
keduanya sudah saling melengkapi dengan beberapa modifikasi didalamnya.
4. Pengaruh
Pada aspek Sosial Budaya
Pengertian
sosial pada hakekatnya adalah pergaulan hidup manusia dalam bermasyarakat yang
mengandung nilai-nilai kebersamaan, senasib, sepenanggungan dan solidaritas
yang merupakan unsur pemersatu. Kebudayaan merupakan seluruh cara hidup suatu
masyarakat yang manifestasinya dalam tingkah laku dan hasil dari tingkah laku
yang dipelajari dari berbagai sumber. Kebudayaan diciptakan oleh faktor
organobiologis manusia, lingkungan alam, lingkungan psikologis dan lingkungan
sejarah.
5. Pengaruh
Pada Aspek Pertahanan dan Keamanan
Pertahanan
dan keamanan Indonesia adalah kesemestaan daya upaya seluruh rakyat Indonesia
sebagai satu sistem pertahanan dan keamanan dalam mempertahankan dan
mengamankan negara demi kelangsungan hidup dan kehidupan bangsa dan Negara
Kesatuan Republik Indonesia. Pertahanan dan keamanan dilaksanakan dengan
menyusun, mengerahkan dan mengerakkan seluruh potensi nasional termasuk
kekuatan masyarakat di seluruh bidang kehidupan nasional secara terintegasi dan
terkoordinasi, yang diadakan oleh pemerintah dan negara Indonesia dengan TNI
dan Polri sebagai inti pelaksana.
Keberhasilan
Ketahanan Nasional Indonesia
Untuk
mewujudkan keberhasilan ketahanan nasional diperlukan kesadaran setiap warga
negara Indonesia, yaitu :
Memiliki
semangat perjuangan bangsa dalam bentuk perjuangan non fisik yang berupa
keuletan dan ketangguhan yang tidak mengenal menyerah yang mengandung kemampuan
mengembangkan kekuatan nasional dalam rangka menghadapi segala ancaman,
gangguan, tantangan dan hambatan baik yang datang dari luar maupun dari dalam,
untuk menjamin identitas, integritas, kelangsungan hidup bangsa dan negara
serta perjuangan mencapai tujuan nasional.
Sadar dan
peduli terhadap pengaruh-pengaruh yang timbul pada aspek ideologi, politik,
ekonomi, sosial budaya dan pertahanan keamanan, sehingga setiap warga negara
Indonesia baik secara individu maupun kelompok dapat mengeliminir pengaruh
tersebut, karena bangsa Indonesia cinta damai akan tetapi lebih cinta
kemerdekaan. Hal itu tercermin akan adanya kesadaran bela negara dan cinta
tanah air.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar