Kamis, 10 November 2016

pelanggaran Etika Iklan

Nama : Bayu Prismantara
NPM  : 11213670
Kelas  : 4EA15
Tugas Softskil






IKLAN "MIE SEDAP" MELECEHKAN PROFESI GURU
PENJELASANNYA:,, Jakarta – KPI Pusat mengimbau semua stasiun televisi untuk memperbaiki adegan dalam tayangan iklan “Mie Sedap” sebelum tayang kembali.

Menurut KPI tayangan yang terdapat dalam iklan tersebut tidak memperhatikan norma dan nilai yang berlaku dalam lingkungan sekolah, memperolok tenaga pendidik (guru) dan merendahkan sekolah sebagai lembaga pendidikan.

Teguran dan penjelasan tersebut tertuang dalam surat imbauan KPI Pusat yang ditandatangani Ketua KPI Pusat, Dadang Rahmat Hidayat, kepada semua stasiun televisi, Rabu, 28 Desember 2011.

Adapun adegan pelanggaran yang dimaksud dalam iklan “Mie Sedap” yakni adegan seorang guru yang memegang sebuah produk mie dan di kepalanya bertengger seekor ayam. Dalam surat imbauan itu, KPI meminta kepada semua stasiun televisi untuk menjadikan Pedoman Perilaku Penyiaran (P3) dan Standar Program Siaran (SPS) KPI tahun 2009 sebagai acuan utama dalam menayangkan sebuah program siaran.

KPI akan terus melakukan pemantauan terhadap iklan tersebut. Bila ditemukan adanya pelanggaran, KPI akan memberikan sanksi administratif.

TANGGAPANNYA:,, Untuk iklan mie sedap sendiri saya rasa juga tidak layak untuk ditayangkan karena melecehkan dunia pendidikan khususnya tenaga pendidik yakni Guru. Guru yang semestinya memiliki wibawa dan berjasa memberikan ilmu di iklan tersebut malah ditampilkan dengan di atas kepalanya bertengger seekor ayam. Selain itu, iklan tersebut menampilkan contoh sekolah yang terkesan kotor dan tidak terjaga hingga hewan unggas seperti ayam bisa leluasa berada di dalam kelas, padahal semestinya sekolah dan kelas haruslah bersih dan nyaman untuk kelancaran proses belajar mengajar. Seharusnya iklan produk aman untuk disaksikan oleh seluruh kalangan usia tak terkecuali anak-anak. Apalagi usia anak anak sangat rentan untuk menirukan segala apa yang dilihatnya, bukan tidak mungkin dengan adanya iklan seperti ini dapat mengubah cara pandang anak-anak sekolah bahwa sosok guru bukanlah sosok yang patut dihormati atau sekolah kotor bukanlah masalah.




Tidak ada komentar:

Posting Komentar